[Logo] GDE Forum - Home for the best in diesel powertrain tuning
  [Search] Search   [Recent Topics] Recent Topics   [Hottest Topics] Hottest Topics   [Top Downloads] Top Downloads   [Members] Member Listing   [Groups] Back to home page 
[Register] Register /  [Login] Login 
Forum Index
Profile for :: saungsolusi
Ranking:
Registration date: 07/11/2017 19:15:35
Number of messages posted: No posted messages available RSS feed
Created topics: No topic created
Biography: saung solusi - Siapa sih, yang tidak dulu bokek? Dompet menipis hingga harus makan mie instan tiap-tiap hari hingga tanggal gajian; untuk bepergian harus nebeng teman; atau apalagi sesekali harus berhutang ke rekan atau atasan. Tapi, semua itu bukanlah indikator berasal dari kemiskinan. Mungkin anda jadi hidupmu amat sukar saat tidak mempunyai uang, namun setidaknya anda mempunyai pekerjaan atau latar belakang pendidikan yang mumpuni. Selain itu, bisa saja anda cuma perlu manajemen keuangan yang lebih baik supaya tidak selamanya bokek. Kemiskinan jauh lebih luas daripada sekadar tidak mempunyai uang. Pada dasarnya, kemiskinan adalah tidak ada kebolehan untuk meraih kehidupan yang layak. Lebih berasal dari itu, orang yang disebut miskin tidak mempunyai harapan dapat perubahan hidup. Sebagai gambaran, sekiranya saja anda yang mahasiswa rantau. Tapi, anda tetap mempunyai dambaan dan berada pada ‘kendaraan’ yang pas untuk mewujudkannya. Sementara, ada orang-orang yang apalagi tidak mengenal bangku sekolah sebab tidak mempunyai duit untuk membayar cost pendidikan, membeli buku dan seragam, dan sebagainya. Mereka tergolong miskin sebab tidak mempunyai sarana untuk menciptakan perubahan kehidupan. Selain itu, ada empat segi utama yang memicu kemiskinan agaknya semakin merajalela, yaitu: Kebodohan (Ignorance) “Bodoh” disini bukan artinya secara harfiah dimana, jika perumpamaan mereka bersekolah, mereka dapat mendapat nilai jelek. Bukan begitu. Tapi lebih kepada tidak ada akses kepada pendidikan yang mereka butuhkan untuk kehidupan mereka. Misalnya, para nelayan bisa saja tidak begitu perlu pelajaran fisika; namun pengetahuan dapat varian hasil laut sanggup menolong mereka didalam mengoptimalkan pekerjaan. Pelangi Viridis yang berlokasi di Banten paham perihal ini, dan memposisikan diri sebagai jembatan bagi keperluan nelayan didalam tingkatkan pengetahuan mereka dapat kelautan. Penyakit (Disease) desease Di beraneka tempat yang belum mengenal pengobatan moderen, orang miskin kerap terperangkap pada mitos-mitos berkenaan penyakit yang kelanjutannya memicu kematian. Mereka yang belum mengenal aktivitas merawat kesehatan terhitung biasanya mempunyai produktivitas yang rendah. Keterbatasan keadaan tubuh mereka memicu mereka tidak sanggup bekerja secara maksimal supaya kurang sejahtera. Kamu sendiri tentu dapat lebih fokus bekerja saat sehat, kan? Permasalahan ini terhitung meliputi akses air bersih, sanitasi, dan pengetahuan dapat pencegahan penyakit. Makanya, Komodo Water mempunyai solusi untuk peningkatan kesehatan di tempat Nusa Tenggara Timur, melalui penyediaan akses air bersih bersama harga yang lebih terjangkau. Ketidakacuhan (Apathy) Banyaknya persoalan hidup yang berlatar belakang finansial kadang memicu orang miskin kurang mempunyai optimisme. Bagaimana mereka sanggup optimis jika tidak paham bahwa sebetulnya ada lho, solusi untuk terlihat berasal dari kemiskinan. Alhasil, bersama ‘ketidakpedulian’ mereka pada diri sendiri dan keluarga, mereka ‘memilih’ untuk menyerah. Komunitas Agus Lele Booster lakukan pemberdayaan warga desa di Banyuwangi, lebih-lebih untuk umur produktif. Mereka biasanya cuma berpikir untuk melacak pekerjaan di kota, dan sebab latar belakang pendidikan, tentu saja mereka ‘berakhir’ pada pekerjaan serabutan. Sementara, sebetulnya banyak sekali potensi lokal yang sanggup dikembangkan di desa mereka. Oleh sebab itu, komunitas ini mengajak para pemuda untuk pulang ke desa dan mengfungsikan apa yang ada supaya sanggup menciptakan kehidupan yang lebih baik. Ketidakjujuran (Dishonesty) Secara garis besar, perihal inilah yang jadi penyebab utama kemiskinan di Indonesia sukar untuk dihilangkan. Selama pejabat pemerintahan - berasal dari tingkat yang paling rendah hingga tingkat pusat - cuma berpikir untuk memperkaya dirinya sendiri, maka dapat selamanya ada orang miskin. Yang menyedihkan, penyebab kemiskinan satu ini tidak cuma menitikberatkan pada nominal angka yang dikorupsi. Sementara seorang pejabat bisa saja mengambil 100 juta rupiah berasal dari anggaran pendidikan, sebetulnya ia sedang mengambil alih 400 juta rupiah, atau lebih banyak lagi. Kok sanggup begitu? Seharusnya 100 juta itu sanggup melakukan perbaikan kehidupan 100 pelajar misalnya, dan ke-100 pelajar itu sanggup mengembalikan kegunaan itu kepada lingkungan sekitarnya. Hilangnya 100 juta tersebut memberikan dampak yang mendalam dan meluas pada kemiskinan masyarakat. Ketergantungan (Dependency) Ini nih, salah satu perihal paling utama yang harus anda tahu: fakta di lapangan menjelaskan bahwa santunan belum tentu seluruhnya merampungkan masalah kemiskinan! Ketika orang miskin ‘terbiasa’ diberi donasi, dapat sukar bagi mereka mandiri secara finansial. Mental mereka adalah mental ‘menerima’, sedang solusi bagi kemiskinan adalah pekerjaan dan pendidikan. Donasi tetaplah mutlak pada keadaan kritis, sekiranya bencana alam. Tapi jika kita dambakan menghapuskan kemiskinan, kita harus memberikan mereka suatu ‘pekerjaan rumah’ yang memicu mereka termotivasi untuk berpikir, belajar, dan berjuang. Sebagai contoh, Ternak Kambing Gibas di Lumajang memotivasi para warga, yang dulunya pengangguran, untuk beternak kambing. ‘Donasi’ diberikan didalam wujud bibit kambing; supaya penerimanya dapat tergerak untuk menjaga, mempelajari, dan mengembangbiakkan kambing. Dengan demikian, mereka tidak harus bergantung pada pekerjaan lain yang tidak menentu hasilnya. Jadi, langkah paling pas untuk mengentaskan kemiskinan adalah berikan mereka peluang untuk lebih sehat, lebih mandiri, lebih berdaya, dan lebih berpengetahuan.
Contact saungsolusi
Private Message:
Powered by JForum 2.4.1 © 2015 JForum Team • Maintained by Andowson.com